PT Gema Kreasi Perdana
Tambang Nikel Harita di Wawonii
PT Gema Kreasi Perdana adalah perusahaan tambang nikel di bawah Harita Group yang memiliki konsesi IUP di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan.
Profil perusahaan
PT Gema Kreasi Perdana (PT GKP) adalah perusahaan pertambangan mineral logam yang berfokus pada komoditas bijih nikel. Perusahaan ini beroperasi di bawah naungan Harita Group, konglomerat sumber daya alam di Indonesia. Kepemilikan saham PT GKP tercatat mayoritas dikuasai oleh PT Budhi Kemakmuran Jayaraya. Kantor pusat perusahaan berlokasi di Jakarta Pusat, sementara wilayah konsesi tambang berada di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara.
Bisnis di Indonesia
PT GKP memegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) nikel yang diterbitkan oleh pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara. Kegiatan operasional perusahaan meliputi eksplorasi geologi untuk memetakan sebaran bahan galian nikel serta penambangan bijih nikel di area konsesi.
Dalam kegiatan operasionalnya, PT GKP menjalankan program pemantauan keanekaragaman hayati rutin setiap semester dengan menggandeng konsultan lingkungan PT Erdas Dwi Konsultan. Perusahaan juga memiliki kewajiban reklamasi pascatambang dan pemantauan lingkungan hidup sesuai dokumen AMDAL di wilayah operasional Pulau Wawonii.
Kabar terbaru
Pada 27 November 2025, manajemen PT GKP menyampaikan klarifikasi terkait komitmen pelaksanaan kewajiban lingkungan dan reklamasi pascatambang di Pulau Wawonii menyusul pencabutan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
Pangkal permasalahan reklamasi kembali mencuat pada Oktober 2026. Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) meminta Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM dan Kementerian Kehutanan meninjau kondisi tapak bekas tambang perusahaan di Wawonii yang dinilai belum direklamasi sepenuhnya. Pada akhir Oktober 2026, status perizinan dan aktivitas penambangan di pulau tersebut juga terus menjadi sorotan warga menyusul putusan pengadilan terkait izin pemanfaatan kawasan hutan.
中文版本
公司概况
PT Gema Kreasi Perdana(简称 PT GKP)是一家位于印度尼西亚的金属矿产开采企业,专注于红土镍矿资源的勘探与开采。该公司为印尼大型自然资源财团 Harita Group(哈利达集团)旗下成员,股权主要由 PT Budhi Kemakmuran Jayaraya 持有。PT GKP 的总部行政办公地设在雅加达,主要矿业生产与勘探基地位于东南苏拉威西省科纳韦群岛县(Kabupaten Konawe Kepulauan)。
在印尼的业务
PT GKP 拥有科纳韦群岛县政府及东南苏拉威西省投资与一站式综合服务局颁发的生产运营采矿许可证(IUP Operasi Produksi)。公司的核心业务包括矿区地质控制勘探、镍矿资源分布测定及后续开采作业。
在矿区环境保护方面,PT GKP 定期开展生物多样性监测工作,并与环境咨询机构 PT Erdas Dwi Konsultan 合作实施半年度监测,涵盖作业区周边的生态观察。此外,公司在开采作业涉及的借用林区许可证(IPPKH)出现变动后,对外表示仍按环境管理方案执行矿区复垦与生态恢复义务。
近期动态
2025年11月,PT GKP 就环保组织的质疑发表声明,表示即便林区借用许可变动,公司依然在瓦沃尼岛推进矿区复垦和环境监测工作。
2026年10月,能源与资源研究机构 CERI 与当地议会代表就瓦沃尼岛作业遗留现场的设施清理和生态修复提出问责要求,呼吁印尼能源与矿产资源部以及环境部门介入调查。同月末,关于瓦沃尼岛采矿许可及用地合法性的司法争议持续引发当地社群关注。
Perusahaan terkait dan arus talenta
Versi teks dari peta di atas. Talenta hanya ditampilkan dalam rentang, tanpa data pribadi.
- PT Budhi Kemakmuran JayarayaPemegang saham · IndonesiaPemegang saham
- PT Citra Duta Jaya MakmurPemegang saham · IndonesiaPemegang saham
- PT Erdas Dwi KonsultanMitra · IndonesiaMitra
- PT Adhi Kartiko Pratama TBKSektor sama · KendariSektor sama
- SURVEYOR INDONESIASektor sama · JakartaSektor sama
- PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP)Sektor sama · LelilefSektor sama
- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)Sektor sama · MorowaliSektor sama
- PT ANINDYA WIRAPUTRA KONSULTSektor sama · Jakarta UtaraSektor sama
- 维达贝镍矿有限公司 PT. Weda Bay NickelSektor sama · Weda District, Central Halmahera Regency, North MalukuSektor sama
Kabar terbaru
Dari berita publik, terbaru di atas.
- Lima Kali Menang di Pengadilan, Warga Wawonii Masih Terancam Tambang Harita
- Harita Group, PT GKP dan Kuburan Industri di Wawonii: Siapa Menanggung Dosa Pascatambang?
- Reklamasi Pascatambang PT GKP di Wawonii Disorot, CERI Desak Gakkum ESDM Turun Tangan
- CERI Minta Gakkum Kementerian ESDM dan Kemenhut serta Satgas PKH Tindak PT GKP
- Bantah Data Jatam, PT GKP Jalankan Reklamasi Pasca pencabutan IPPKH
Sumber
Merekrut talenta seperti ini di Indonesia?
JobTalent AI mencari basis talenta per perusahaan, kota, dan fungsi; AI menyaring CV dan menjadwalkan wawancara dalam bahasa Indonesia, Mandarin, dan Inggris.