PT Hengjaya Mineralindo
Profil, Operasi Tambang, dan Karier
PT Hengjaya Mineralindo adalah anak usaha Nickel Industries Limited yang mengoperasikan tambang nikel Hengjaya di Morowali, Sulawesi Tengah.
Profil perusahaan
PT Hengjaya Mineralindo merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) pertambangan nikel di Indonesia dengan kantor pusat di Jakarta Selatan. Perusahaan ini dimiliki 80% oleh Nickel Industries Limited (perusahaan tercatat di Bursa Efek Australia, ASX: NIC), sementara 20% sisanya dipegang oleh mitra lokal Indonesia, keluarga Wijoyo. Aset operasional utamanya adalah Tambang Hengjaya yang berlokasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Bisnis di Indonesia
PT Hengjaya Mineralindo mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) dengan luas konsesi mencapai 5.983 hektare. Izin operasi tambang ini diperbarui oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada 2020 dan berlaku hingga Mei 2031. Fasilitas operasional di lokasi tambang mencakup jalan angkut (haul road), area penumpukan (stockpile), dan dermaga tongkang (jetty) untuk pengapalan bijih nikel.
Perusahaan memproduksi bijih nikel jenis saprolit dan limonit untuk memasok fasilitas pengolahan di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), termasuk proyek Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) Hengjaya Nickel dan Ranger Nickel, serta proyek pengolahan berbasis High Pressure Acid Leach (HPAL). PT Hengjaya Mineralindo juga mendukung kegiatan teknis dan logistik eksplorasi proyek tambang baru di wilayah sekitarnya, seperti Proyek Sampala.
Rekrutmen dan talenta
Kebutuhan tenaga kerja di PT Hengjaya Mineralindo berpusat pada penempatan operasional di site Morowali serta fungsi manajerial di Jakarta. Posisi yang biasa dipekerjakan meliputi insinyur tambang, geolog, teknisi laboratorium kontrol kadar bijih, operator dan mekanik alat berat, pengawas keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (K3L/HSE), serta staf keuangan dan logistik rantai pasok.
Kabar terbaru
Pada 5 November 2026, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada PT Hengjaya Mineralindo atas kepatuhan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kategori IUP Mineral dalam rangkaian penutupan Minerba Convex 2026.
中文版本
公司概况
PT Hengjaya Mineralindo(简称 PT Hengjaya)是一家在印度尼西亚注册的外商投资(PMA)矿业公司,总部位于雅加达南部。澳大利亚上市企业Nickel Industries Limited(ASX: NIC)持有该公司80%的股权,印尼本土合作伙伴Wijoyo家族持有剩余20%的股权。公司核心资产为位于中苏拉威西省莫罗瓦利县(Morowali)东海岸的Hengjaya镍矿。
在印尼的业务
PT Hengjaya Mineralindo持有覆盖5,983公顷的生产经营类矿业许可证(IUP-OP),该许可于2011至2012年间颁发,并由中苏拉威西省政府于2020年更新,有效期至2031年5月。公司建立了自有的运矿道路、堆场和码头驳运设施,露天开采腐殖土镍矿(Saprolite)与褐铁矿(Limonite)。
自2019年起,公司成为青山工业园区(IMIP)内RKEF火法冶炼项目(如Hengjaya Nickel和Ranger Nickel)以及湿法冶炼(HPAL)项目的重要镍矿石供应商。此外,母公司Nickel Industries推进Sampala等周边新矿权项目的勘探与收购工作,PT Hengjaya Mineralindo在区域内承担了钻探、合规及矿区开发支持职能。
招聘与人才
根据公开团队信息与业务岗位,PT Hengjaya Mineralindo在雅加达办公室及莫罗瓦利矿区配置专业人员,涵盖采矿工程、地质勘探、矿石品位控制、重型机械维护、现场安全环保(HSE)以及财务管理岗位。公司定期组织应急救援与安全生产培训,对应聘者的矿区现场合规及技术操作能力有明确要求。
近期动态
2026年11月5日,印尼能源与矿产资源部(ESDM)在矿产煤炭行业大会(Minerba Convex 2026)上颁发行业表彰,PT Hengjaya Mineralindo获得了矿产类矿业许可证(IUP Mineral)企业非税国家收入(PNBP)缴纳合规表彰。
Perusahaan terkait dan arus talenta
Versi teks dari peta di atas. Talenta hanya ditampilkan dalam rentang, tanpa data pribadi.
- Nickel Industries LimitedInduk perusahaan · AustraliaInduk perusahaan
- PT Hengjaya NickelSatu grup · IndonesiaSatu grup
- PT Ranger NickelSatu grup · IndonesiaSatu grup
- Shanghai Decent Investment (Group) Co., Ltd.Pemegang saham · TiongkokPemegang saham
- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)Sektor sama · MorowaliSektor sama
- PT QMB NEW ENERGY MATERIALSSektor sama · MorowaliSektor sama
- PT IGIPSektor sama · MorowaliSektor sama
- 青山镍铁厂Sektor sama · MorowaliSektor sama
- 中伟镍铁厂Sektor sama · MorowaliSektor sama
- PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC) - Huayou GroupSektor sama · MorowaliSektor sama
Kabar terbaru
Dari berita publik, terbaru di atas.
Sumber
Merekrut talenta seperti ini di Indonesia?
JobTalent AI mencari basis talenta per perusahaan, kota, dan fungsi; AI menyaring CV dan menjadwalkan wawancara dalam bahasa Indonesia, Mandarin, dan Inggris.